Puluhan Tahun Dikubur, Jenazah Pria Ini Tetap Utuh, Tak Disangka Semasa Hidup.....


Dalam sebuah acara pengajian di Dawuan, Subang, Jawa Barat yang digelar setiap Sabtu.

Ajengan Toto Ubaidillah Haz mengutip sebuah riwayat yang menyatakan bahwa di liang kubur jasad seorang hafidz (penghafal) Al-Qur'an akan tetap utuh.

Muballig yang akrab disapa Kang Toto itu mengisahkan pertemuannya dengan Bu Supaedah.

Ia adalah anak seorang hafidz Al-Qur'an yang sekarang ini berprofesi menjadi bidan di sebuah klinik.

Pertemuan itu terjadi beberapa waktu lalu saat Kang Toto mengantar anaknya berobat.

Dalam pertemuan itu keduanya berdialog cukup serius.

"Pak Ustadz, kira-kira kemana kalau mau mondokin anak ya?" tanya bidan Supaedah

Kang Toto itu menjawabnya dengan pertanyaan, "Memangnya ibu maunya di pesantren daerah mana?"

Bidan Supaedah menjawab bahwa ia asli Cirebon dan ingin anaknya bisa masuk pesantren yang ada di daerah Cirebon supaya bisa dekat dengan keluarga besarnya.

Selain itu, ia pun menegaskan bahwa pesantren yang diinginkannya adalah pesantren tahfidz Al-Qur'an.

"Kalau pesantren Al-Qur'an ada di Kaliwadas Cirebon, Pesantrennya Uwa saya almarhum KH Nashir, nama pesantrennya An-Nashr"

"Ada juga di Ambit, Kecamatan Waled pesantren milik KH Abdul Basith, pesantren itu dikelola anak-anak dari Pesantren Rawamerta, Karawang," jawab Kang Toto.

Namun benak Kang Toto sedikit termenung, karena biasanya para orang tua menginginkan anaknya mengikuti dan melanjutkan jejak orang tuanya.

Tapi bu bidan yang satu ini malah menginginkan anaknya masuk ke pesantren Al-Qur'an, bukan ke sekolah kesehatan.

"Kenapa ibu mau masukin anak ke pesantren? Enggak dimasukin ke kedokteran atau yang sesuai dengan profesi ibu?"

Bidan Supaedah kemudian menjawabnya dengan sebuah kisah nyata yang dialami keluarganya.

Suatu hari, karena alasan tertentu makam ayah Bidan Supaedah yang telah wafat 32 tahun yang lalu hendak dipindahkan.

Proses pemindahannya disaksikan oleh seluruh keluarga.

Saat makam dibongkar, semua orang terkejut menyaksikan jasad penghuni makam itu masih utuh sempurna dan tidak hancur.

"Anak-anak saya bertanya, Mah, kenapa tubuh kakek tidak hancur?"

"Kok masih utuh, apakah dia orang yang terkenal ampuh?"

"Kan kakek sudah meninggal puluhan tahun lalu?" ungkap Supaedah menirukan pertanyaan anak-anaknya.

Dengan berlinang air mata, Bidan Supaedah kemudian menjawabnya dengan sejarah sosok sang kakek yang belum diketahui oleh cucu-cucunya itu.

"Jasad kakek kalian tidak hancur dan masih utuh karena kakek kalian semasa hidupnya adalah seorang hafidz Al-Qur'an, kakek kalian seorang kyai pengamal Al-Qur'an, Nak..."

Sejak saat itu, anak-anak Bidan Supaedah ingin menjadi hafidz Al-Qur'an dan minta dimasukkan ke pondok pesantren supaya bisa seperti kakeknya di kemudian hari.

Video: Heboh Pembongkaran Makam, Warga Kaget Bukan Main saat Lihat Kondisi Jenazah Pria Ini

Dari 130 jenazah yang hendak dipindahkan, 6 di antaranya diketahui masih utuh jasadnya.

Padahal, jenazah tersebut sudah dikubur lebih dari 30 tahun.

Jenazah yang masih utuh diketahui sebagai guru ngaji dan marbot masjid.

Mereka adalah Mbah Mukri, Mbah Rozak, Iyos, Isah, Cacih dan Nami.

Ketika pemakaman mereka digali, warga yang melihat di tempat kejadian kaget melihat tak ada bagian tubuhnya yang hilang.

Mbah Mukri sendiri diketahui meninggal di usia 70 tahun.

Sewaktu hidup, Mbah Mukri dikenal sebagai guru ngaji. Ia tak pernah mengutip bayaran saat mengajar anak-anak mengaji.

Dia juga dikenal ramah dan baik kepada tetangga dan orang sekitar.

“Subhanallah, Allah Maha Adil, Semoga kita juga bisa emninggal demikian” kata salah satu tokoh masyarakat Kampung Manggis, Desa Dramaga, Mustofa (68), Rabu (12/7/2017).

Sekretaris Desa Dramaga, Salahuddin mengungkapkan, salah satu kuburan yang masih utuh jenazahnya adalah Mbah Rozak.

Dia merupakan marbot masjid.

“Dia seorang ahli ibadah yang betul-betul ikhlas dalam beribadah, sehingga Allah menjaga jasadnya meski puluhan tahun dikubur, Subhanallah,” ucap Solahuddin.

Berikut video pembongkaran makam di Bogor.



Jenazah Wanita Ini Tidak Dimakamkan, Ketiga Anaknya Hanya Duduk Diam, Ternyata Kisah Dibaliknya

TRIBUNSUMSEL.COM-Setiap manusia akan mengalami yang namanya kematian.

Hal yang tak diketahui hanyalah waktu datangnya, karena itu merupakan rahasia Allah SWT.

Begitupun juga dengan dimana dan bagaimana cara kita menghadapi ajal.

Bisa jadi seseorang meninggal saat berkumpul dengan sanak saudara.

Bisa juga dalam keadaan sendirian tidak ada yang menemani.

Sebuah kisah mengharukan baru-baru ini viral di media sosial.

Seorang wanita meninggal dunia dalam keadaan mengharukan.

Dia tinggal di sebuah kontrakan bersama ketiga anaknya.

Semua orang yang membaca kisahnya pasti meneteskan air mata.

Tapi itulah kehidupan.

Manusia hanya berencana dan Allah yang menentukan.

Kisah mengharukan ini dibagikan seorang pengguna Facebook.

Sekaligus mencari informasi keberadaan keluarga jenazah seorang wanita bersama ketiga anaknya.

Sebuah foto yang memperlihatkan tiga bocah duduk disamping jenazah ibunya viral di media sosial.

Foto yang dibagikan akun Facebook Yuni Rusmini, Senin (18/7/2017) ini sungguh menyayat hati.

Bagaimana tidak, menurut keterangan yang diinformasikan akun ini.

Wanita tersebut meninggal dunia di kontrakan.

Tidak ada yang mengurusi jenazahnya.

Baca juga:

Mengerikan! Deddy Corbuzier Beberkan Penyakit yang Mungkin Diidap Slamet dan Nenek Rohaya

Bikin Ngakak! Inilah Pelajaran dari Pernikahan Nenek Rohaya dan Slamet, Khususnya Buat Para Cewek

Slamet Beberkan Perbedaan Nenek Rohaya dan Chika Jessica, Ternyata

Di kontrakan tersebut hanya ada tiga orang bocah laki-laki.

Ketiga bocah tersebut adalah anak dari wanita tersebut.

Lewat postinan tersebut, akun ini berharap ada pihak keluarga bisa segera mengurusi jenazah wanita tersebut.

0 Response to "Puluhan Tahun Dikubur, Jenazah Pria Ini Tetap Utuh, Tak Disangka Semasa Hidup....."

Posting Komentar